Tidak selamanya sebuah perusahaan selalu memakai barang buatannya sendiri. Hal ini berlaku pula bagi Samsung dan perangkat Galaxy S4 terbarunya.
Seperti yang dilansir oleh Ubergizmo (28/2), Samsung dikabarkan cenderung memilih penggunaan processor buatan Qualcomm, Snapdragon 600, ketimbang buatannya sendiri yang dinamakan Exynos 5 untuk perangkat terbaru mereka. Hal ini dikarenakan Exynos belum mampu memenuhi ekspektasi produsen asal negeri ginseng ini untuk mendukung perangkat kelas wahid mereka.
Takutnya, jika nanti tetap dipaksakan menggunakan Exynos, performa Galaxy S4 bisa jadi menuai kritikan para pengguna. Padahal, seri Galaxy S ini adalah smartphone premium andalan Samsung.
Oleh karenanya, ketimbang mengambil resiko dan ditinggal para pembeli, Samsung pun memilih jalan aman dengan tetap setia kepada Snapdragon 600. Meski begitu, Exynos 5 sendiri juga tetap akan dipasang di perangkat ini.
jadi, nantinya di pasaran akan ada dua versi Galaxy S4 dengan processor berbeda. Yang pertama menggunakan Snapdragon 600, sedangkan satunya lagi menggunakan Exynos 5.
Pemasaran kedua versi Galaxy S4 ini nantinya juga akan dibedakan sendiri. Khusus untuk pasar Eropa, Samsung akan menawarkan Galaxy S4 dengan processor Exynos 5. Sedangkan untuk Galaxy S4 dengan processor Snapdragon 600 akan dilepas di pasar AS.
Pembedaan processor dalam satu produk sendiri bukan yang pertama ini dilakukan Samsung. Sebelumnya Samsung juga pernah memproduksi Galaxy S3 dengan Snapdragon S4 dan Exynos tanpa modem LTE.
Jadi, jika Anda berencana membeli perangkat ini, pastikan dulu processor apa yang terpasang di dalamnya.